Harga Jual Jahe, Tomat, Bawang Turun Drastis

oleh -77 views

STRAIGHTNews.co, Boltim – Nasib para petani hortikultura akhir-akhir ini kian semakin memprihatinkan seiring gejolak pasar terhadap harga Jahe dan Bawang, Tomat, Rica yang terus bergerak turun. Beberapa pedagang maupun petani hortikultura di Kecamatan Modayag dan Mooat saat ditemui, Senin (26/04/2021) mengungkapkan kekhawatiran mereka akan hasil produksi pertanian hortikultura khususnya Bawang, Jahe dan Tomat dimana harga jualnya kian merosot.

Pasalnya, tidak sesuai lagi dengan besarnya biaya tenaga kerja, anggaran penggunaan pupuk, obat-obatan fungisida dan pestisida yang digunakan pada tanaman. “ Kini petani harus menerima resiko kerugian hasil panen. Karena harga jual tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan,” ungkap oknum warga petani di Bongkudai. Pun demikian dikeluhkan salah satu pedagang hortikultura. Katanya, pendapatan dari hasil penjualan Bawang, Tomat, Jahe menurun drastis.  Jahe dulunya dijual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram kini merosot ke Rp 7 ribu per kilogram.

Kemudian harga Rica terus bergerak turun hingga Rp 50 ribu per kilogram. Selanjutnya, harga Tomat penurunanya terbilang drastis, hanya dalam beberapa hari terakhir dari Rp 300 ribu per basket merosot ke Rp 120 ribu per basket. “ Turunya harga, tentu petani yang dirugikan,” keluh salah satu petani di Kecamatan Mooat. Menanggapi hal ini, tokoh masyarakat yang juga petani Hortikultura Yefta Sekeon akhirnya angkat bicara. Menurut dia, Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim seharusnya lebih nasib para petani hortikultura.

“ Pemerintah harus hadir dengan kebijakan-kebijakan strategis dalam rangka menyelamatkan hasil produksi hortikultura. Amat terlebih nasib para petani dan masyarakat yang menggantungkan hidup mereka sehari-hari dari tanaman hortikultura Bawang, Jahe, Tomat, Rica dan lainnya,” sentilnya. Meskipun begitu diakui Yefta bahwa untuk beberapa jenis tanaman hortikultura lainnya seperti Kentang, Wortel nilai jual dipasaran masih terbilang stabil. (red/ecw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *